Monday, October 24, 2016

DESAIN SAMPLE 1

Sebelum menentukan teknik sampling yang sesuai, maka perlu ada gambaran terlebih dahulu tentang :
  • Kerangka sampel yang tersedia dan informasinya;
  • Gambaran metode sampling atau teknik sampling yang diperkirakan dapat diterapkan termasuk cara penarikan sampel dan penyediaan daftar sampel;
  • Prosedur estimasi dan penghitungan sampel error; dan
  • Mengkaji antara populasi survei dan target populasi yang dapat dicapai.
Syarat kerangka sampel
  1.    Tersedia lengkap sampai dengan satuan unit yang akan dijadikan dasar penarikan sampel
  2.    Up to date
  3.    Adanya korelasi dengan data yang akan diteliti
  4.    Tidak ada tumpang tindih dan batas yang jelas

Purpose of Survey Research (Tujuan survei)

Survey research adalah riset di bidang sosial secara empirik (sensus penduk, jajak pendapat publik, riset pemasaran, riset epidemiologi dsb).

Pada dasarnya ada 3 tujuan survei :
  1. Description (Deskriptif),
  2. Explanatory (Penjelasan),
  3. Exploratory (eksploratori).

  1.     DESCRIPTION
Survei ini bertujuan untuk mengetahui distribusi atribut suatu populasi atau bagian dari atribut populasi

Contoh atribut:
  •         Sensus penduduk untuk mengetahui distribusi umur dan gender
  •         Suatu jajak pendapat ingin mengetahui persentase perolehan suara calon presiden.
Contoh bagian atribut:
  • ·         Survei ketenagakerjaan disamping ingin mengetahui pengannggur dibandingkan dengan orang yang bekerja, juga dapat menyajikan penganggur menurut umur, gender, pendidikan yang ditamatkan dsb.

           2,       EXPLANATORY

Survei ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa suatu fenomena terjadi, membutuhkan analisis multivariat (variabel lebih dari dua).
Contoh:
  •         Jajak pendapat publik ingin diketahui mengapa calon A lebih disukai dari calon lainnya
  •         Survei ketenaga kerjaan, peneliti ingin menjelaskan mengapa sebagian dari penduduk bekerja dan lainnya tidak bekerja.

    3.     EXPLORATORY

Tujan dari survei ini adalah untuk menggali suatu fenomena dapat dilakukan dengan deth interview (interview yang mendalam) atau focus discussion (diskusi dengan fokus kepada suatu masalah). Hasil exploratory research dapat dipakai sebagai awal dari riset yang lebih terarah. 
Contoh: 
Studi tentang tawuran pelajar, dilakukan dengan mewawancarai secara mendalam terhadap sejumlah siswa. Hasil dari wawancara tersebut belum tentu mendapatkan sebab yang mendasar dari masalah tawuran tersebut. Tetapi wawancara tersebut dapat memberikan arahan melakukan penelitian lebih lanjut tentang masalah tawuran, misalnya dengan menggunakan kedua tujuan survei lainnya.


BASIC SURVEY DESIGN

1.  Cross Sectional Surveys

Ciri-ciri desan survei cross sectional
           Dikumpulkan pada satu titik waktu
          Estimasi populasi pada saat itu
          Informasi tunggal dan kaitan antar variabel
           Dilakukan pencacahan sekali dengan variabel  yang banyak

      Contoh : Survey ketenagakerjaan , SUSENAS dsb.

2.  Longitudinal Surveys

Desai survei ini pada prinsipnya dilakukan dari waktu kewaktu dan dapat berupa description (deskriptif) atau explanatory (penjelasan).
ð  Trend Studies
ð   Cohort Studies
ð    Panel Studies

       1)      STUDY TREND

      Studi trend  adalah studi yang dilakukan dari waktu kewaktu terhadap suatu populasi dengan sampel yang independen untuk mengkaji perkembangan dari karakteristik yang terpilih

         Dilaksanakan secara berkala
         Setiap sampel mewakili populasi untuk waktu yang berbeda
         Populasi sama, anggota mungkin berubah
         Ada kemungkinan mengkaitkan antarvariabel, tapi tidak utama

     Contoh :
     Satu tahun menjelang pemilu suatu lembaga penelitian melakukan studi trend dengan cara mengambil sampel secara indepen den pada setiap tiga bulan sekali untuk mengetahui perkembangan loyalitas terhadap partai politik.

           Contoh lainnya adalah  Survei harga dan Survei produksi palawija.

      2)      COHORT STUDY

      Cohort Study adalah studi yang dilakukan dari waktu kewaktu terhadap bagian tertentu dari populasi dengan sampel yang independen untuk mengkaji perkembangan dari karakteristik yang diteliti.Ciri-ciri dari cohort study adalah:
  • Difokuskan pada spesifik populasi (cohort)
  • Dilaksanakan secara berkala
  • Populasi keadaan awal dan diikuti
  • Sampel dapat berbeda

      Contoh:
  • Studi terhadap tamatan mahasiswa STIS jurusan  SE untuk mengetahui perkembangan sikap angkatan tersebut terhadap aplikasi ilmu yang diperoleh dengan tugas yang dilaksanakan.
  • Studi dilakukan setiap tahun, sampel studi tersebut selalu tamatan STIS jurusan SE walaupun sampelnya berbeda.

      3)      PANEL STUDY

Studi panel adalahstudi yang dilakukan dari waktu ke waktu dengan sampel yang sama (panel)           untuk mengkaji perkembangan dari karakteristik yang diteliti. Ciri-ciri dari panel study adalah:
  • Dilaksanakan secara berkala
  • Sampelnya sama dan diikuti terus sampai survei selesai
  • Analisis populasi tidak  dimungkinkan  dan rumit (karena responden harus diikuti terus/ dijumpai terus menerus
  • Panel studies mahal dan membutuhkan waktu
       Contoh:
       Susenas panel untuk mengetahui perkembangan pola konsumsi di Indonesia. Survei dilakukan             dengan sampel yang sama.

         Pertimbangan untuk menggunakan panel study adalah:
  • Non respons, responden pada suatu periode survei, dapat tidak ikut pada periode berikutnya, karena berbagai alasan (pindah, tidak bersedia dan sebagainya)
  • Komplikasi dalam analisis. Misalnya responden yang pada survey pertama memilih calon A, pada survey berikutnya dipecah menjadi yang masih loyal terhadap A dan yang tidak; demikian juga untuk calon B dan seterusnyaSemakin banyak variable semakin rumit

Kelemahan pendekatan longitudinal survey adalah sebagai berikut:
  1. Kurangnya akurasi data
  2. Memori responden

VARIATION OF DESAIN SURVEY

Selain desain-desain yang telah didiskusikan di atas ada juga variasi desain yang dapat dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan spesifik, yaitu :
      Parallel Samples
      Contextual Studies
      Sociometric Studies

PARALLEL SAMPLES
ž 
Pararel Samples adalah 
  • Penelitian yang menggunakan 2 populasi atau lebih secara bersamaan
  • Mengaitkan lebih dari satu jenis populasi
  • Diadakan analisis perbandingan dengan pertanyaan yang sama untuk:  
    • Murid dan Guru
    • Orang Tua dan Anak
    • Perusahaan dan Karyawan 
    Contoh : Studi terhadap murid SMU, yang dilaksanakan bersamaan dengan studi untuk hal yang         sama terhadap orang tua murid tersebut. Hasilnya dapat dijadikan perbandingan atau saling                  melengkapi. 

CONTEXTUAL STUDY

Contextual studies adalah 
  • Penelitian dengan memfokuskan pada subyek (context) tertentu 
  • Unit dapat berasal dari suatu group
  • Data diperoleh melalui group
    • informasi tentang anak dari orang tua
    • informasi tentang rt.dari krt
    • informasi tentang karyawan dari pengusaha
Contoh;
Studi terhadap universitas dengan mencari data dari berbagai sumber untuk mengetahui berbagai hal yang terkait dengan universitas tersebut.
 Misalnya kapan berdiri, siapa pendirinya, jumlah mahasiswa dari tahun ketahun, disiplin ilmu yang menonjol, prestasi di dunia pendidikan maupun prestasi di bidang lainnya, dan sebagainya. Sehingga dapat disimpulkan tentang universitas tersebut.

SOSIOMETRIC STUDY

Sosiometric Studies adalah
  • Penelitian bertujuan untuk menjelaskan tentang aspek social populasi. Misalnya tentang hubungan (interrelationships) diantara anggota dari suatu kelompok.
  • Sampel dari suatu populasi
  • Mengumpulkan data tentang  individu dalam sample
  • Menguraikan dan menjelaskan tentang hubungan individu-individu dalam  populasi

Contoh;
Penelitian tentang pertemanan (sahabat karib-SK) pada suatu kelas. Dari kelas tersebut diambil sampel untuk diteliti. Ternyata waktu tanya ke A, SK dari A adalah B, waktu tanya ke C, SK C adalah D, waktutanyake F, SK F adalah B dst….. ,
ž                    Sehingga dapat diperoleh kesimpulan tentang formasi dari pertemanan (jender, status ekonomi,           suku, prestasi di kelas dan sebagainya), siapa yang paling “populer“ dan mengapa, siapa yang             tidak punya teman dan mengapa dan sebagainya.

BASIC DESAIN SURVEY (Babbie E.R.)